Tribunnews banner
Tribunnews avatar
Tribunnews
@tribunnews
Subscribers15.6M
Views22.5B
Videos437.1K
TribunnewsPublished at June 9, 2026 at 03:09 PM2:00:11
🔴LIVE: Investor Tagih Janji 97 Titik Dapur MBG ke Kepala BGN Nanik usai Setor Dana Rp218 Miliar thumbnail

🔴LIVE: Investor Tagih Janji 97 Titik Dapur MBG ke Kepala BGN Nanik usai Setor Dana Rp218 Miliar

todayPeak window
investor tagih janji 97 titik dapur mbgkepala bgn nanik jadi sorotandana rp218 miliar dipersoalkanprogram makan bergizi gratispolemik investasi dapur mbginvestor tagih janji
Published time
June 9, 2026 at 03:09 PM
Duration
2:00:11
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
770
Likes
6
Comments
0
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.35 - $2.03
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
investor tagih janji 97 titik dapur mbg
Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. TRIBUN-VIDEO.COM - Investor program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ir H Munjayin, mengaku menjadi korban dugaan penipuan Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam keterangan pers Yayasan Kharisma Cendekia (KCI) pada Senin (8/6/2026), Munjayin bersama kuasa hukumnya, Ahmad Yazdi, memaparkan klaim bukti nota kesepahaman dengan BGN, dengan nomor 02/MoU.02/IX/2025 tertanggal 2 September 2025. Dalam MoU tersebut Munjayin telah menggelontarkan dana senilai Rp218,25 miliar untuk 97 titik dapur khusus yang telah dijanjikan. Pembayaran dilakukan secara bertahap melalui uang tunai, transfer dan cek. Dana tersebut diserahkan sebagai bagian dari pelaksanaan kerja sama pengambilalihan dapur-dapur perintis MBG. Menurutnya, perjanjian tersebut dibuat atas nama BGN yang diwakili oleh Letjen TNI (purn) Lodewyk Pusung selaku Wakil Kepala BGN saat itu. Namun hingga kini, pihaknya mengaku belum memperoleh hak pengelolaan sebagaimana tercantum dalam perjanjian. Hal ini membuat Yazdi menduga bahwa kliennya telah menjadi korban penipuan dalam kerja sama tersebut. Tak hanya mempertanyakan realisasi kerja sama, pihak investor juga menyoroti sikap Nanik selaku Kepala BGN yang baru dilantik menggantikan tersangka Dadan Hindayana. Sebelumnya Nanik disebut berjanji akan menginvestigasi persoalan tersebut saat masih menjabat sebagai Wakil Kepala BGN. Menurutnya, saat itu Nanik juga mengaku akan menelusuri persoalan yang dilaporkan dan mencari solusi atas polemik yang menimpa investor maupun vendor pembangunan dapur perintis MBG. Sehingga, Munjayin menaruh harapan besar terhadap proses tersebut karena meyakini persoalan yang dialaminya akan memperoleh kejelasan. Namun hingga kini, pihaknya mengaku tidak pernah menerima hasil maupun perkembangan dari investigasi yang dijanjikan Nanik. Alih-alih mendapat kejelasan informasi, Yazdi menyebut komunikasi dengan Nanik Sudaryati Deyang terputus di tengah proses penanganan laporan tersebut. Pihak investor menilai kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar karena laporan yang disampaikan menyangkut dana mencapai Rp218,25 miliar yang telah dikeluarkan untuk pengambilalihan pengelolaan 97 dapur perintis MBG. Ahmad Yazdi juga menanggapi sejumlah pernyataan publik yang disampaikan Nanik Sudaryati Deyang terkait komitmen penyelesaian persoalan dalam program MBG. Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar pernyataan atau empati di ruang publik, melainkan penyelesaian konkret terhadap persoalan yang telah lama dilaporkan. Ia menegaskan tidak ingin memperpanjang polemik, melainkan hanya menuntut kepastian hukum dan penyelesaian terhadap hak-hak kliennya. Sementara itu, Munjayin mengaku sejak awal mendukung program dapur perintis yang menjadi cikal bakal Program MBG, tujuan investasi yang dilakukan adalah untuk mendukung program pemerintah sekaligus membantu menyelesaikan persoalan vendor yang terlibat dalam pembangunan dapur. Menurut Ahmad Yazdi, persoalan tersebut kini telah menjadi perhatian aparat penegak hukum. Pihaknya berharap Kepala BGN segera memberikan kejelasan atas status kerja sama tersebut sehingga tidak terus menimbulkan polemik berkepanjangan. (Tribun-Video.com/Tribunjabar.id) Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Korban Investasi Rp218 Miliar Dapur Perintis MBG Tagih Janji Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang, https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1175189/korban-investasi-rp218-miliar-dapur-perintis-mbg-tagih-janji-kepala-bgn-nanik-sudaryati-deyang?page=3. Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Kemal Setia Permana Program: Live Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Irvan Nur Prasetyo
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: investor tagih janji 97 titik dapur mbg
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.