Video Description
#tribuntimur #tribunviral #haji #sidrap #jemaahhaji #makassar
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 391 jamaah haji Kloter 2 Debarkasi Hasanuddin Makassar, tiba di tanah air, Selasa (2/6/2026) pagi.
Jamaah asal Kabupaten Sidrap ini, tiba di Asrama Haji Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pukul 07.45 Wita.
Mereka menumpangi 12 bus dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros.
Saat tiba, jamaah langsung diarahkan petugas PPIH masuk ke Gedung Arafah untuk seremoni penerimaan.
Di dalam gedung, jamaah telah disambut Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Sulsel Ikbal Ismail dan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif.
Dari ratusan jamaah, beberapa diantaranya terlihat mengenakan gelang emas.
Ada yang mengenakan gelang emas dua susun, ada yang hingga delapan susun
Jamaah yang mengenakan gelang emas pun, serentak mengangkat tangan.
Dalam sambutannya juta, Syaharuddin mengaku menjemput jamaah begitu tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
"Bahkan ada yang kaget, mengira saya petugas bandara. Ada juga yang langsung kasih sorban," ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini.
Tahun ini, jamaah haji tiba di lokasi penerimaan Asrama Haji Sudiang, diwajibkan menggunakan pakaian seragam putih-putih dan biru.
Hanya sebagian kecil yang menegakan gamis hitam.
Pemandangan itu, tentu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Yang mana, jamaah asal Sidrap kerap tiba di tanah air mengenakan baju corak terang dengan pernak-pernik perhiasan.
Dihampiri seusai penerimaan, Syaharuddin Alrif pun mengaku telah menyiapkan lokasi untuk Mabello atau berrias diri.
Lokasi yang dipilih adalah Masjid Al Markaz, Maros, sekitar 11,7 kilometer dari Asrama Haji Sudiang.
"Jadi jika biasanya mereka di pesawat Mabello atau merias diri. Tapi tahun ini kebijakannya harus seragam dulu pakaian haji, jadi nanti di Maros singgah Mabello," bebernya.
Dari 391 jamaah asal Sidrap yang tiba, 108 diantaranya pria dan 282 wanita.
Jamaah termudah bernama Kheysia Arnita Putri, umur 16 tahun dan yang tertua, Imeleng Laparung Lakaso umur 85 tahun.
Dari 391 jamaah yang tiba di kloter 2 ibu, satu diantaranya sakit begitu tiba di bandara.
"Iya ada satu jamaah kita sakit, tapi begitu keluar dari pesawat langsung tertangani oleh petugas medis," tuturnya.(*)
Reporter: Muslimin Emba
Narator: Wa Ode Nurmin
Editor Video: Ahmad Faiz Faqih
Host: I Luh Devi Sania
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur