Video Description
#tribuntimur #tribunviral #panen #cuan #iduladha #daging #pasar #parepare
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -- Momen Idul Adha menjadi berkah bagi pengusaha penggilingan daging di Pasar Lakessi, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Mereka panen cuab akibat ramainya pesanan penggilingan daging kurban usai Idul Adha 1447 Hijriah.
Dari Pantauan Tribun-Timur.com, di Pasar Lakessi yang berada di Jalan Lasinrang, Kecamatan Soreang, Parepare, Jumat (29/5/2026), sejumlah warga sudah antre di depan penggilingan daging.
Suara mesin penggilingan daging nyaring terdengar. Beberapa pegawai juga sibuk menggiling puluhan kilogram daging kurban.
Pemilik penggilingan, Sarman mengatakan, ramainya warga menggiling daging kurban sudah menjadi tradisi setiap tahunnya di momen Idul Adha.
Di banding hari biasanya kata dia, di momen Idul Adha dirinya bisa menggiling daging kurban hingga 400 kilogram (Kg) setiap harinya.
Sarman mengungkapkan, per satu kilogram daging yang digiling untuk bakso dipatok harga sebesar Rp 70 ribu. Harga itu sudah termasuk dengan bumbu adonan bakso.
Dia mengutarakan, dirinya sudah menjalankan penggilingan hampir 3 tahun.
Menurutnya, pendapatan dari hasil usaha penggilingan cukup menguntungkan.
Sementara itu salah seorang warga bernama Yanti mengutarakan, dirinya rela mengantre sejak pagi demi mengolah daging kurban yang didapatnya menjadi bakso.
Yanti mengaku tidak keberatan harus mengantre cukup lama bersama warga lainnya.
Bagi dia, mengolah daging kurban menjadi pentolan bakso sudah menjadi agenda wajib agar daging bisa disimpan lebih lama dan disukai anak-anak.(*)
REPORTER : Rachmat Ariadi
Narator : Rasni Gani
Editor Video : Sanovra J. R
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur