Video Description
#tribuntimur #tribunviral #saksikata #bulog #pinrang #distribusi #beras #bansos #rusak #mahasiswa #HMI
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - HMI Cabang Pinrang unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto.
Aksi demonstrasi tersebut digelar tepat di depan Kantor Perum Bulog Cabang Pinrang, Selasa (2/6/2026).
Massa aksi berasal dari kader Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Cabang Pinrang.
Mereka memprotes keras pendistribusian beras bantuan sosial yang dinilai sangat tidak layak.
Koordinator Aksi Bill Gates menyatakan demonstrasi ini berawal dari laporan berkali-kali masyarakat.
Masyarakat mengeluhkan kualitas beras bantuan yang terdistribusi di wilayah Kecamatan Mattiro Sompe.
Kader HMI Pinrang kemudian bergerak mengontrol kinerja Perum Bulog Cabang Pinrang tersebut.
HMI mengancam akan mengawal kasus beras tidak layak ini sampai tuntas semuanya.
Kabid PTKP HMI Pinrang itu mendesak evaluasi total kinerja pimpinan lembaga tersebut.
Tuntutan pencopotan itu berlaku jika pimpinan masih membiarkan terjadinya penyimpangan distribusi barang.
Berdasarkan hasil investigasi, keluhan serupa juga ditemukan pada beberapa desa wilayah lain.
Keluhan masyarakat muncul dari Desa Pananrang, Kecamatan Mattirobulu dan Desa Basseang, Kecamatan Lembang.
Warga mengeluhkan beras bantuan sosial yang diterima berbau menyengat dan berwarna kuning.
Investigasi HMI mencatat beras bantuan menyasar 30.018 penerima pada delapan kecamatan berbeda.
Setiap keluarga penerima manfaat menerima jatah beras sebanyak 10 hingga 20 kilogram.
Bill Gates menduga ada potensi tindak pidana korupsi dari anggaran negara tersebut.
HMI menganalisis bahwa masalah ini bukan sekadar kelalaian biasa dari para petugas.
Pihak pimpinan cabang Bulog sempat berdalih bahwa temuan lapangan merupakan human error.
Namun, HMI menolak alasan itu karena ada 300 lebih karung tidak layak.
Dugaan kelalaian struktural tersebut disinyalir melibatkan kepala gudang hingga pimpinan cabang Bulog.
Pimpinan Cabang Bulog Pinrang Faizal Jafar langsung menanggapi tuntutan dari para mahasiswa.
Faizal Jafar menerima tuntutan mahasiswa mengenai perbaikan kualitas beras yang disalurkan masyarakat.
Pihak Bulog berjanji melakukan evaluasi internal terkait operasional gudang yang menyalurkan komoditas.
Proses penyaluran melibatkan banyak pihak karena jumlah komoditas yang dikelola sangat besar.
Banyaknya jumlah barang membuat proses sortiran komoditas tidak bisa berjalan secepat mungkin.
Kondisi tersebut memicu terjadinya human error sehingga kualitas beras dianggap tidak sesuai komitmen.
Manajemen Bulog Pinrang berjanji menerapkan metode respon cepat terhadap setiap komplain warga.
Mengenai standar gudang, Faizal menjelaskan beras yang masuk merupakan kualitas kategori medium.
Beras Public Service Obligation atau PSO harus memenuhi beberapa komponen sebelum disimpan gudang.
Jika seluruh komponen terpenuhi, barulah komoditas tersebut dapat dikelola oleh pihak Bulog.
Faizal menegaskan seluruh operasional penyaluran bantuan pangan murni merupakan bentuk penugasan negara.
Regulator utama instruksi realisasi alokasi beras berada di bawah kewenangan Badan Pangan.
Waktu penyaluran beras tidak mengikat per bulan melainkan dianggarkan langsung dalam setahun.
Bulog Pinrang bergerak menyerap dan menyimpan komoditas sambil menunggu surat penugasan Bapanas.
Realisasi penyaluran periode Januari 2026 baru berjalan untuk alokasi waktu dua bulan.
Bulog sudah menyalurkan komoditas tersebut ke delapan kecamatan dari total 12 kecamatan.
Kecamatan tersebut diantaranya Batu Lappa, Cempa, Duampanua, Lembang, Mattirobulu, Mattirosompe.
Proses distribusi pada beberapa wilayah kecamatan dilaporkan telah selesai terlaksana dengan baik.
Total komoditas beras bantuan untuk seluruh Kabupaten Pinrang mencapai kisaran 1.900 ton.
Pihak Bulog Pinrang mencatat sebanyak 600 ton beras telah berhasil tersalurkan ke masyarakat.
Reporter: Moh Faizal Lupphy S
Editor Video : Sanovra J. R
Narator : Rasni Gani
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur