Video Description
#tribuntimur #tribunviral #globalsumudflotilla #viral #gaza
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI— Warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Asad Aras Muhammad menceritakan pengalaman saat ditangkap tentara Israel dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.
Asad mengatakan rombongan mereka ditangkap setelah lima hari berlayar dan hanya tinggal sehari lagi mencapai Jalur Gaza, saat ditemui Tribun-Timur di rumahnya di Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Jumat (29/5/2026).
Ia mengaku bersama ratusan aktivis lainnya kemudian dibawa ke kapal militer Israel dan ditahan selama dua hari di tengah laut.
Selama penahanan tersebut, Asad menyebut para relawan mengalami berbagai bentuk penyiksaan. Luka parah, patah tulang, dan lebam di punggung.
Asad bersyukur dirinya tidak mengalami luka serius.
Sememtara beberapa rekannya dari Indonesia masih menjalani perawatan akibat kekerasan yang dialami.
Asad juga mengaku para tahanan diperlakukan secara tidak manusiawi di atas kapal militer tersebut. Mereka dipaksa berlutut dengan kepala di lantai kurang lebih dua jam sambil diperdengarkan lagu kebangsaan Israel dan tangan diikat.
Menurutnya, sekitar 250 orang di kapal tempat dirinya ditahan dari total hampir 500 relawan yang dibagi dalam dua kapal militer.
Ia bersama sembilan warga Indonesia lainnya juga sempat terpisah selama penahanan.
Selain kekerasan fisik, sejumlah relawan mengalami pelecehan seksual.
Asad mengaku dirinya mengalami pemukulan, tendangan hingga diinjak oleh tentara Israel.
Sementara dua rekan dari Indonesia disebut mengalami penyiksaan menggunakan setrum listrik.
Setelah dua hari berada di kapal militer, mereka dipindahkan ke penjara Israel selama satu hari.
Asad mengatakan kondisi penjara sangat memprihatinkan.
Makanan yang diberikan juga disebut tidak layak konsumsi.
Asad mengatakan mereka baru mengetahui akan dibebaskan setelah melihat bandara di depan mata.
Menurutnya, pembebasan para relawan terjadi karena tekanan internasional terhadap Israel.
Ia juga menyebut Turki berperan besar dalam proses pembebasan dengan menyiapkan tiga pesawat penjemputan bagi para relawan.
Setelah kembali ke Indonesia, Asad mengaku bersyukur mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Sinjai.
Ia mengatakan Bupati Sinjai bersama jajaran pemerintah daerah sempat menemui dirinya di Jakarta.
Meski mengalami penyiksaan, Asad menegaskan semangatnya untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina tidak surut.
Reporter: Muh Ainun Taqwa/Wa Ode Nurmin
Editor Video : Ahmad Faiz Faqih
Host: Fiorena Jieretno
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur