Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah drone milik Rusia dilaporkan menghantam gedung apartemen di Rumania, negara anggota NATO, hingga menyebabkan dua orang terluka. Insiden yang terjadi di kota dekat perbatasan Ukraina itu menjadi pertama kalinya sebuah drone jatuh dan menghantam bangunan tempat tinggal di wilayah Rumania.
Sebelumnya, pelanggaran wilayah udara oleh drone telah beberapa kali terdeteksi di negara tersebut sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 2022.
Kementerian Pertahanan Rumania menyatakan pihaknya langsung mengerahkan dua jet tempur F-16.
Buntut setelah mendeteksi adanya drone yang masuk ke wilayah udara negara itu.
Berdasarkan keterangan resmi, insiden tersebut bermula ketika Rusia melancarkan serangan udara ke wilayah Ukraina pada malam (28-29/5/2026).
Kementerian Pertahanan Rumania menyebut Rusia kembali menyerang sasaran sipil dan infrastruktur di Ukraina yang berada dekat perbatasan sungai dengan Rumania.
Pihak militer Rumania kemudian melacak pergerakan drone tersebut menggunakan radar hingga menuju bagian selatan Kota Galati.
Drone itu akhirnya jatuh dan menghantam atap sebuah gedung apartemen warga.
Hantaman drone memicu kebakaran di lokasi kejadian.
Namun, layanan darurat setempat memastikan api yang sempat membakar bagian atap gedung berhasil dipadamkan.
Dua warga dilaporkan mengalami luka lecet akibat insiden tersebut dan telah mendapatkan penanganan medis.
Di saat yang sama, sirene peringatan serangan udara sempat berbunyi di berbagai wilayah Ukraina sepanjang malam untuk mengantisipasi serangan lanjutan Rusia.
Peringatan tersebut akhirnya dicabut pada pagi hari setelah situasi dinilai mulai aman.
Sementara itu, AS bakal menempatkan setidaknya 5.000 tentaranya di Polandia.
Hal ini bertujuan untuk mencegah "tindakan agresif" dan "revisionis" Rusia di Eropa.
Terkait hal itu, Moskow memberikan respons keras.
Respons itu disampaikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova pada Kamis (28/5).
Ia mengatakan pengerahan pasukan AS tambahan ke Polandia sebagain tindakan yang "tidak dapat diterima".
Zakharova menyebut tindakan AS bisa memicu "eskalasi kualitatif" dalam ketegangan antara Moskow dan Barat.
Bahkan ia menyebut Moskow akan mengambil "langkah-langkah militer-teknis" sebagai tanggapan balasan.
Lebih lanjut, Zakharova menuduh aliansi NATO sengaja menggiring benua Eropa ke arah konflik yang disebut sebagai langkah bunuh diri.
Diketahui tercatat 10.000 tentara AS berada di Polandia saat ini.
Lantas AS ingin menambahkan 5.000 tentaranya di negara tersebut.
Rencana penambahan pasukan ini sempat disebut batal.
Namun pemerintahan Presiden Donald Trump akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kebijakan tersebut.
(Tribun-Video.com)
https://www.counteroffensive.news/p/russian-drone-injures-two-in-nato
https://tvpworld.com/93522988/poland-us-troops-are-response-to-russias-aggressive-and-revisionist-actions
Program: Hot Topic
Editor Video: Agilio OktoViasta
#Viory #DroneRusia #JetTempurF16 #NATO #F16 #KonflikRusiaNATO #JetTempur #Rusia #TentaraAS #KonflikRusiaAS #AmerikaSerikat #PerangRusia #BeritaInternasional