Video Description
#tribuntimur #tribunviral #pdam #kerungkerng #kerungkerung #makassar #airbersih
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Krisis air bersih masih dikeluhkan warga di kawasan Kerung-kerung tepatnya di lorong 47 B, Kelurahan Barana, Kecamatan Makassar.
Warga menyebut suplai air dari PDAM kerap tidak stabil dalam beberapa bulan terakhir.
Akibatnya, banyak pelanggan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Aksi protes juga sempat dilayangkan warga ke Kantor Pusat PDAM Jl Dr Ratulangi beberapa waktu lalu.
PDAM Makassar mengakui adanya penurunan debit suplai air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikang ke wilayah tersebut.
Kepala Wilayah IV PDAM Makassar, Fitria Gasim menjelaskan, distribusi air ke kawasan Kerung-kerung sangat bergantung pada volume suplai yang masuk ke jaringan kota.
“Kalau sampai ada 400 sampai 550 liter per detik yang masuk ke daerah kota, berarti semua menikmati air bersih,” ujarnya di Kantor PDAM Makassar Jl Dr Ratulangi, Senin (25/5/2026).
Ia mengatakan, kawasan terdampak mencakup sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga.
Menurutnya, jika debit air turun hingga sekitar 200 liter per detik, maka suplai ke Kerung-Kerung ikut terganggu.
“Karena memang debit tekanan yang ke kota ini rata-rata tidak stabil, biasa sampai 200 liter per detik, maka berdampaklah tidak dapat air daerah tersebut,” katanya.
Ia menyebut, kondisi ini sudah berlangsung sekitar tiga bulan terakhir.
Meski demikian, ia memastikan air masih mengalir pada waktu-waktu tertentu, khususnya malam hari ketika tekanan air meningkat.
“Rata-rata itu mengalir kalau saat malam hari,” jelasnya.
Plt Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkuradde mengatakan, pihaknya telah menerima aspirasi warga terkait krisis air bersih di Kerung-Kerung.
Ia menyebut, PDAM langsung menindaklanjuti keluhan tersebut dengan turun ke lapangan untuk mencari solusi.
“Alhamdulillah kita mempunyai kesepakatan untuk hari ini segera turun ke lokasi yang dimaksud untuk mencarikan solusi,” ujarnya.
Menurutnya, keluhan utama warga adalah air yang hanya mengalir beberapa jam lalu kembali mati.
“Keluhan dari warga, terkadang airnya mengalir 2-3 jam, mati lagi dan sebagainya,” katanya.
PDAM Makassar kini menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka menengah untuk mengatasi persoalan tersebut.
Untuk sementara, distribusi air bersih dilakukan menggunakan mobil tangki ke lorong-lorong warga terdampak.
Wilayah yang paling sering menyampaikan bantuan suplai air berada di Lorong 47B.
“Selama ini berdasarkan laporan dari kepala wilayah, itu 2-3 tangki per hari,” ujarnya.
Distribusi tersebut disebut melayani sekitar dua hingga tiga lorong di kawasan Kerung-Kerung.
Selain pengiriman mobil tangki, PDAM juga melakukan sistem injeksi air ke jaringan pelanggan.
“Kemudian juga kita adakan injeksi. Jadi kita alirkan air ke saluran atau pipa para pelanggan,” jelasnya.
PDAM juga berencana melakukan perbaikan jaringan pipa sebagai solusi jangka menengah.
Menurutnya, suplai dari jalur Panaikang mengalami penurunan debit sehingga diperlukan sambungan dari jalur lain yang lebih stabil.
“Kita akan mengambilkan, menyambungkan pipa dari pipa yang airnya lancar,” ujarnya.
Sementara Plt Kabag Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) PDAM Makassar Wahidin, mengatakan tim tengah melakukan pemeriksaan pada jaringan distribusi utama.
“Ada kita curigai ada palet itu yang mungkin bukanya belum maksimal,” katanya.
Pemeriksaan tersebut dilakukan di sekitar Jalan Veteran yang menjadi salah satu jalur distribusi utama menuju Kerung-kerung.
Selain itu, tim PDAM bersama warga dijadwalkan melakukan survei dan pemetaan jaringan di kawasan terdampak.
PDAM juga menyiapkan rencana pemisahan jaringan antara suplai dari Panaikang dan sistem Somba Opu.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat distribusi air ke Kerung-kerung lebih stabil ke depannya. (*)
Reporter: Siti Aminah
Narator: Wa Ode Nurmin
Editor Video : Sanovra J. R
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur