KOMPASTV banner
KOMPASTV avatar
KOMPASTV
@kompastv
Subscribers19.9M
Views16.3B
Videos401.9K
KOMPASTVPublished at May 30, 2026 at 12:29 AM8:28
Isu Bengkel Hercules Kertajati Jadi Pangkalan AS, Mahfuz Sidik dan DPR Beda Pandangan | BOLA LIAR thumbnail

Isu Bengkel Hercules Kertajati Jadi Pangkalan AS, Mahfuz Sidik dan DPR Beda Pandangan | BOLA LIAR

7 days agoPeak window
berita kompasberita kompastvkompasnewskompastvkompas tvisu bengkel hercules
Published time
May 30, 2026 at 12:29 AM
Duration
8:28
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
1.4K
Likes
8
Comments
7
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.63 - $3.67
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
berita kompas
Video Description
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menanggapi soal isu pengembangan Bandara Kertajati sebagai pusat perawatan pesawat Hercules dapat memberikan sinyal kepada Beijing bahwa Indonesia semakin dekat dengan Amerika Serikat, Pengamat Timur Tengah Mahfuz Sidik menilai Amerika memang memiliki banyak kepentingan dan agenda kerja sama dengan Indonesia. Menurut Mahfuz, salah satu bentuk kerja sama yang sudah berjalan adalah di sektor pertahanan. Indonesia telah berkomitmen membeli sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) dari Amerika Serikat, salah satunya pesawat angkut Hercules C-130. Mahfuz menjelaskan, dalam transaksi pembelian alutsista dengan nilai dan volume yang besar, biasanya terdapat kerja sama lanjutan, seperti transfer teknologi maupun kerja sama pemeliharaan dan perawatan. "Biasanya dalam satu transaksi pembelian alutsista, apabila volumenya cukup besar, akan ada kontrak tambahan, apakah berupa transfer teknologi ataupun kerja sama pemeliharaan dan perawatan. Hal seperti itu memang dimungkinkan ketika pembelian alutsista dilakukan dalam jumlah besar," ujarnya. Namun, Mahfuz menilai tawaran Amerika Serikat untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai pusat perawatan pesawat Hercules berada di luar skema kontrak pembelian alutsista yang selama ini berjalan. Ia memandang langkah tersebut sebagai bagian dari upaya Amerika Serikat untuk memperkuat kepentingan strategisnya dalam mengontrol kawasan yang lebih luas. "Saya membacanya bahwa Amerika, dalam rangka memperkuat kebutuhan terhadap kontrol kawasan yang lebih luas, melihat Indonesia sebagai salah satu target penguatan itu," katanya. Mahfuz juga menilai tidak tertutup kemungkinan muncul berbagai tafsir dan persepsi dari negara lain, termasuk Tiongkok, apabila rencana tersebut benar-benar direalisasikan. Menurutnya, jika kerja sama itu disepakati, bukan tidak mungkin di masa depan akan muncul permintaan-permintaan baru dari Amerika Serikat yang lebih jauh daripada sekadar fasilitas perawatan pesawat. "Kalau ini disepakati atau disetujui, sangat mungkin ke depan Amerika akan meminta tambahan tuntutan baru. Misalnya, fasilitas tersebut berkembang menjadi pangkalan baru mereka. Karena itu, saya kira memang harus hati-hati dalam menyikapi isu ini," ujar Mahfuz. Produser: Shinta Millenia Editor: Vila Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui: website www.kompas.tv Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV Instagram: https://www.instagram.com/kompastv X: https://x.com/KompasTV Thread: https://www.threads.com/@kompastv TikTok: https://www.tiktok.com/@kompastv.indonesia
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: berita kompas
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.