KOMPASTV banner
KOMPASTV avatar
KOMPASTV
@kompastv
Subscribers19.9M
Views16.3B
Videos402.9K
KOMPASTVPublished at June 4, 2026 at 11:39 AM15:25
Peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman soal Penetapan Tersangka Dadan dan 2 Eks Waka BGN di Kasus Korupsi thumbnail

Peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman soal Penetapan Tersangka Dadan dan 2 Eks Waka BGN di Kasus Korupsi

9 days agoActive window
berita kompasberita kompastvkompasnewskompastvkompas tvpeneliti pukat ugm
Published time
June 4, 2026 at 11:39 AM
Duration
15:25
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
12.6K
Likes
82
Comments
94
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$5.65 - $33.03
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
berita kompas
Video Description
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kejaksaan Agung akhirnya menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak hanya Dadan, dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga turut ditahan. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya lebih dulu dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurut Kejaksaan Agung, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis seharusnya dikelola oleh yayasan pada masing-masing sekolah. Namun, sejumlah yayasan yang ditunjuk sebagai mitra diduga justru dimanfaatkan sebagai sarana tindak pidana korupsi yang terafiliasi dengan oknum pejabat di lingkungan BGN. Kantor Staf Presiden pun tidak membantah adanya berbagai laporan mengenai persoalan di tubuh BGN. Di antaranya dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis. Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyebut Presiden Prabowo menerima banyak informasi terkait berbagai persoalan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Karena itu, Presiden disebut menginginkan tidak ada penyimpangan dalam program yang menjadi salah satu andalannya tersebut. Kini pucuk pimpinan BGN telah berganti. Nanik S. Deyang ditunjuk menjadi Kepala BGN. Sementara posisi Wakil Kepala BGN Bidang Operasional diisi Agustina Arumsari, dan jabatan Wakil Kepala BGN Bidang Pengembangan Organisasi dan Hubungan Kelembagaan diisi Mayjen TNI Trenggono. Usai terungkapnya kasus dugaan korupsi yang menjerat eks Kepala BGN dan dua mantan wakilnya, Istana meminta pimpinan baru BGN segera memperbaiki tata kelola serta memperkuat koordinasi antarlembaga dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Lalu, apakah pola penunjukan mitra dan yayasan seperti ini memang menjadi salah satu celah yang rentan dimanfaatkan untuk praktik korupsi? Kita akan mengulasnya bersama Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Zaenur Rohman. Produser: Shinta Millenia Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui: website www.kompas.tv Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV Instagram: https://www.instagram.com/kompastv X: https://x.com/KompasTV Thread: https://www.threads.com/@kompastv TikTok: https://www.tiktok.com/@kompastv.indonesia
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: berita kompas
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.