Video Description
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/news/939081/film-pesta-babi-malah-diterima-diputar-di-universitas-bonn-jerman-seusai-jadi-polemik-di-indonesia
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Film dokumenter yang sempat menjadi polemik di tanah air, Pesta Babi akhirnya diputar di Jerman.
Karya anak bangsa garapan sutradara Dandhy Laksono yang sempat menuai polemik itu disaksikan bersama di Universitas Bonn, Jerman.
Universitas tersebut merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Jerman.
Pelaksanaan nonton bareng (nobar) Film Pesta Babi di Jerman diusung oleh diaspora setempat.
Usai melaksanakan nobar Film Pesta Babi, para peserta mengekspresikan perasaan mereka melalui gambar.
Salah satu peserta terlihat menggambar tubuh manusia yang penuh coretan.
Gambaran ini sebagai bentuk ungkapannya setelah menonton film tersebut.
Beberapa peserta nobar Film Pesta Babi juga menyampaikan apa yang mereka rasakan.
Perasaan yang dirasakan mulai dari sedih, patah hati, terkejut, penuh ketakutan hingga duka.
Peserta lantas melanjutkan diskusi terkait karya ini.
Mubtaza peneliti masyarakat adat memberikan komentarnya.
Ia menyebut masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri perlu memberikan pandangan dan kritik tajam terhadap Indonesia untuk ke depannya khususnya Papua.
"Kita nantinya juga akan kembali ke Indonesia, kita harus berkontribusi punya pemikiran yang kritis, tajam soal bagaimana pembangunan Indonesia ke depannya, khususnya di Papua," kata Mubtaza.
Meski banyak antusiasme namun, peserta dibatasi hanya 40 orang.
Kenina Khaerani, Ketua PPI Bonn mengungkap tidak ada kesulitan dalam pengurusan pemutaran Film Pesta Babi di universitas Jerman.
Ia menyebut peserta hanya diwajibkan mengisi formulir dari pembuat film dan disampaikan ke universitas.
Ia menjelaskan prosesnya mudah dan tidak ada pungutan biaya dalam pemutaran ini.
Bahkan selain di Bonn, nobar Film Pesta Babi rencananya akan digelar di sejumlah kota lain di Jerman.
Film yang mengangkat perjuangan masyarakat adat Papua dan sempat menjadi polemik di tanah air itu kini justru diterima di luar negeri. (Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Host: Alinda Panca
Editor Video: Nur Rohman Urip
Uploader: Panji Anggoro Putro
Sumber: DW
#dwind #dw