Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
https://youtu.be/tOHdPZv5DkM
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Iran mengumumkan rencana pembentukan zona maritim bersama dengan Oman di kawasan Selat Hormuz.
Langkah tersebut disebut sebagai peluang bersejarah dalam bidang keamanan dan ekonomi kawasan.
Gubernur Hormozgan, Mohammad Ashuri, menyampaikan pengumuman itu dalam konferensi pers di Bandar Abbas, Jumat (23/5/2026).
Dalam pernyataannya, Ashuri mengatakan Iran dan Oman nantinya akan bersama-sama mengelola wilayah geografis baru yang mencakup penegakan hak serta penerapan tarif maritim di kawasan tersebut.
“Zona baru yang diumumkan Republik Islam Iran pada dasarnya adalah wilayah geografis tempat Iran dan Oman akan bersama-sama menegakkan hak masing-masing serta menerapkan tarif di masa depan,” ujar Ashuri.
Ia menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang dianggap mengganggu kawasan tersebut.
“Kami akan merespons secara tegas siapa saja yang mengganggu wilayah ini dan tidak ada alasan untuk khawatir terkait hal itu,” lanjutnya.
Rekaman yang dirilis memperlihatkan konferensi pers yang dihadiri sejumlah pejabat Iran serta aktivitas kapal-kapal yang berlabuh di Selat Hormuz.
Ashuri menyebut kerja sama tersebut sebagai bentuk pengaturan ekonomi bersama yang menjadi hak publik kedua negara.
“Keunggulan geopolitik kami terletak pada kemampuan mengubah apa yang disebut keuntungan geopolitik ini menjadi peluang bersejarah di bidang keamanan, ekonomi, dan sektor lainnya, dengan tetap menghormati hak negara-negara tetangga,” katanya.
Sebelumnya pada Senin lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, menyatakan Iran terus berkoordinasi dengan Oman dan pihak terkait lainnya untuk menyusun mekanisme pengaturan navigasi di Selat Hormuz.
Menurutnya, pertemuan lanjutan terkait isu tersebut telah digelar di Muscat pekan lalu.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington masih mempelajari rencana tersebut.
Meski demikian, ia menegaskan Amerika Serikat ingin jalur perairan internasional itu tetap bebas dilalui tanpa adanya pungutan biaya tambahan.
Trump juga mengklaim Amerika Serikat memiliki “kendali penuh” atas Selat Hormuz dan menyebut blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran berjalan “100 persen efektif.”
“Tidak ada yang bisa menembusnya. Itu seperti tembok baja,” ujar Trump kepada wartawan.
https://www.viory.video/en/videos/a3048_22052026/historic-opportunity-in-security-iran-says-it-will-co-manage-new-maritime-zone-in-hormuz-with-oman
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Anggraini Puspasari
Sumber: Viory
#viory #Iran #Oman #SelatHormuz #Geopolitik #TimurTengah #IranOman #Maritim #KeamananDunia #DonaldTrump #AmerikaSerikat #BreakingNews