KOMPASTV banner
KOMPASTV avatar
KOMPASTV
@kompastv
Subscribers20M
Views16.3B
Videos404.3K
KOMPASTVPublished at June 25, 2026 at 01:04 AM7:51

Eks Dubes Dian Sebut Indonesia Bisa Kembali ke Jalan yang Benar jika Keluar dari BoP | SATU MEJA

todayPeak window
Published time
June 25, 2026 at 01:04 AM
Duration
7:51
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
1.9K
Likes
8
Comments
3
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$0.85 - $4.99
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
berita kompas
Video Description
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Duta Besar RI untuk Iran periode 2012-2016 Dian Wirengjurit meminta publik tidak terlalu cepat berharap bahwa sanksi terhadap Iran akan segera berakhir. Menurutnya, pencabutan sanksi terhadap Iran merupakan persoalan yang sangat kompleks karena melibatkan ribuan individu dan perusahaan. Dian mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu menunjukkan kesepakatan internasional tidak serta-merta membuat sanksi langsung hilang. Maka, Dian menilai langkah paling realistis yang bisa dilakukan pemerintah saat ini adalah memperbaiki posisi diplomatik Indonesia. “Contoh yang konkret, keluar dari BOP saja. Keluar dari BOP saja. Itu sudah akan membuat rakyat juga, oh pemerintah sudah kembali ke jalan yang benar," ujar Dian. Meski harga minyak dunia mulai menunjukkan kecenderungan turun seiring harapan normalisasi Selat Hormuz, Dian menilai dampak terhadap perekonomian Indonesia masih membutuhkan waktu. Menurutnya, bahkan setelah masa 60 hari yang diatur dalam kesepakatan berakhir, proses menuju normalisasi penuh belum tentu berjalan mudah. Sementara itu, Pakar Hukum Internasional Hikmahanto Juwana menilai masyarakat Indonesia kini semakin memahami keterkaitan antara geopolitik dan kondisi ekonomi nasional. Ia meminta pemerintah terbuka terkait mekanisme impor energi dan dampaknya terhadap harga di dalam negeri. Hikmahanto juga melihat adanya peluang bagi Indonesia untuk memperbaiki hubungan dengan Iran. Menurutnya, jika isi memorandum of understanding atau MOU antara Amerika Serikat dan Iran benar-benar dijalankan, ekspor minyak Iran dapat memperoleh pengecualian dari sanksi. Ia menilai situasi tersebut menjadi kesempatan besar bagi Indonesia. Namun, Hikmahanto juga menyoroti sejumlah hal yang menurutnya menambah luka dalam hubungan Indonesia dan Iran. Ia bahkan mempertanyakan apakah Indonesia akan ikut berkontribusi dalam proses rekonstruksi Iran pascakonflik. Bagaimana menurut Anda? Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/rakE3PUjcR8 #perang #iran #indonesia
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: berita kompas
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.