Tribunnews banner
Tribunnews avatar
Tribunnews
@tribunnews
Subscribers15.6M
Views22.5B
Videos436.5K
TribunnewsPublished at June 1, 2026 at 01:43 PM3:00:10
🔴LIVE: Aksi Bejat Suami di Konsel Aniaya Istri hingga Tewas, Setubuhi Korban saat Tubuh Penuh Luka thumbnail

🔴LIVE: Aksi Bejat Suami di Konsel Aniaya Istri hingga Tewas, Setubuhi Korban saat Tubuh Penuh Luka

5 days agoPeak window
kasus pembunuhan Konselsuami aniaya istri hingga tewaskekerasan dalam rumah tanggaKDRT mautkasus pembunuhan sadisaksi bejat suami
Published time
June 1, 2026 at 01:43 PM
Duration
3:00:10
Video type
News & Politics
Channel region
Indonesia
Publish Timing Insight
Not enough timing data
This channel still lacks enough historical upload timing data. Let the channel accumulate more snapshots before evaluating the best timing.
Monetization Insight
No clear monetization tags yet
Focus on view growth, engagement quality, and topic competition to judge monetization potential.
Action Suggestion
Watch for sustained growth
The basic conditions are already in place. Keep watching 7-day views and revenue before deciding whether this topic should become a series.
Views
4.2K
Likes
10
Comments
1
Estimated Daily Revenue
-
Estimated Total Revenue
$1.89 - $11.07
RPM Range
$0.45 - $2.63
1D Views Gain
0
7D Views Gain
0
1D Likes Gain
0
7D Likes Gain
0
1D Comments Gain
0
7D Comments Gain
0
Velocity Score
0%
Topic Cluster
kasus pembunuhan Konsel
Video Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang suami inisial IS (28), ditangkap oleh Tim URC Buser77 Satuan Reserse Kriminal Unitkam Sat Intelkam Polresta Kendari dan Intelmob Polda Sultra, Minggu(31/5/2026). Pelaku ditangkap setelah melakukan penganiayaan berat terhadap sang istri inisial AS (24) hingga korban meninggal dunia. Berdasarkan informasi yang dikutip dari Tribunnewssultra.com, Senin (1/6), korban ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan dengan tubuh yang dipenuhi luka lebam pada Sabtu (30/5). Dari hasil autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara Kendari, Sultra, ada sebanyak 28 luka memar dan pembengkakan otak pada tubuh korban. Menurut Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, terdapat dua luka memar bagian belakang dan dua luka memar di depan kanan dan kiri korban. Bagian wajah terdapat dua luka memar di pipi kanan, memar dan robek pada kelopak mata kanan, serta luka lecet pada alis kiri dan kelopak mata kiri. Selanjutnya, ditemukan satu luka memar di dada bagian tengah dan dua luka lecet pada bahu kanan. Lalu tiga luka memar di lengan atas kanan, satu luka memar di lipatan dalam siku kanan, serta satu luka lecet tekan pada bagian belakang siku kiri. Bagian bawah tubuh didapati satu luka memar di panggul kiri, paha kanan terdapat dua memar bagian atas dan satu memar bagian luar. Kemudian, paha kiri ditemukan jaringan sikatrik serta satu luka memar atas, betis depan memar dan satu luka lecet dari betis hingga pergelangan kaki kanan. Selain visum luar, tindakan autopsi mendalam juga dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab hilangnya nyawa korban. Tim Dokter Forensik RS Bhayangkara Kendari menemukan tiga poin krusial pada organ dalam kepala korban. Terdapat resapan darah dan memar pada kepala, pembengkakan hebat pada otak, dan terjadi pelebaran pembuluh darah pada selaput otak. Adapun dari informasi yang kami terima, motif pelaku melakukan penganiayaana terhadap korban dilandasi oleh rasa cemburu yang tak terkendali. Pelaku kerap menuding istrinya berselingkuh dengan alasan yang tak jelas. Tuduhan tersebut berujung pada tindakan kekerasan fisik yang membuat korban babak belur. Tragisnya, tindak kekerasan ini memberikan kepuasan tersendiri bagi pelaku. Dorongan seksual IS justru meningkat saat melihat korban merintih kesakitan. Usai melakukan penganiayaan tersebut, pelaku kemudian langsung menyetubuhi korban yang berada dalam kondisi sudah tidak berdaya. Akibat tindakan brutal pelaku, korban menghembuskan napas terakhir dalam kondisi tanpa busana. Mirisnya, pelaku baru melaporkan kematian istrinya kepada pihak keluarga setelah hari memasuki waktu malam, padahal korban dilaporkan sudah meninggal sejak waktu subuh. (Tribun-Video.com/Tribunnewssultra.com) Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Ibu Muda di Ranomeeto Konawe Selatan Diduga Kerap Dianiaya dan Dipermalukan Suami Sebelum Tewas, https://sultra.tribunnews.com/konawe/89327/ibu-muda-di-ranomeeto-konawe-selatan-diduga-kerap-dianiaya-dan-dipermalukan-suami-sebelum-tewas. Penulis: La Ode Ahlun Wahid | Editor: Apriliana Suriyanti Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Hasil Autopsi Ibu Muda Dibunuh Suami di Ranomeeto Konawe Selatan, 28 Luka Memar, Pembengkakan Otak, https://sultra.tribunnews.com/konawe/89336/hasil-autopsi-ibu-muda-dibunuh-suami-di-ranomeeto-konawe-selatan-28-luka-memar-pembengkakan-otak. Penulis: La Ode Ahlun Wahid | Editor: Sitti Nurmalasari Program: Live Tribunnews Update Host: Putri Dwi Arrini Editor Video: Januar Imani Ramadhan Reporter: La Ode Ahlun Wahid
Related Topics
Continue with closely related videos to judge topic depth and content format.
Topic: kasus pembunuhan Konsel
Not enough related-topic video data yet.
Video FAQs

These FAQs clarify what this video page measures, why revenue is estimated, and how to use the page for content research.

What can you learn from this video analytics page?

This page shows views, likes, comments, RPM and revenue estimates, publish timing, topic tags, related videos, and the broader channel context behind the video.

Why are RPM and revenue numbers estimates?

Actual earnings depend on monetized playbacks, audience geography, seasonality, advertiser demand, and monetization status. CloutOrbit provides directional estimates for benchmarking, not exact payouts.

How should you use this page for content research?

Compare timing, topic tags, monetization signals, and adjacent videos from the same channel to spot formats, themes, and publishing patterns worth testing.