视频说明
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM - Makassar dikenal dengan ragam kulinernya…
Dan di antara cita rasa khas itu, ada satu pelengkap sederhana yang justru membawa perubahan besar.
Lombok Kuning Simpati.
Bagi banyak orang, cabai identik dengan rasa pedas.
Namun bagi Ridwan Wahyudi Chandra dan istrinya, Meliana.
Cabai menghadirkan rasa manis, manis secara ekonomi.
Perjalanan usaha ini dimulai sejak tahun 1998.
Saat itu, Ridwan muda membantu usaha bakmi rumahan milik keluarganya di Jalan Sulawesi, Makassar.
Bakmi jualannya dikenal lezat.
Bukan hanya karena mienya, tapi karena sambal lombok kuning racikan sendiri yang selalu disajikan.
Tak sedikit pelanggan yang bertanya, Apakah lombok kuning ini dijual?
Dari pertanyaan sederhana itu lahirlah sebuah usaha rumahan bernama Lombok Kuning Simpati.
Namun membangun usaha tidak semudah yang dibayangkan.
Ridwan beberapa kali mencoba memasukkan produknya ke toko oleh-oleh.
Tapi ditolak.
Kemasan sederhana dan pemasaran yang belum maksimal membuat produknya sulit bersaing.
Di tengah banyaknya produk serupa, Lombok Kuning Simpati sempat berjalan di tempat.
Perubahan mulai terjadi pada tahun 2017.
Lombok Kuning Simpati resmi memiliki merek dagang.(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
Reporter: Alfian
Editor Video: Abdul Rahman
#Lombok #Kuning #Simpati #Dari #Dapur #Rumahan #Menembus #Pasar #Dunia #owner #LombokKuningSimpati #RidwanWahyudiChandra #istri #Meliana #JalanSulawesi #Makassar #bantuan #KURBRI #Rp250juta #tribuntimur #tribunviral