视频说明
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia mengecam keras penyitaan kapal tanker Tagor oleh Angkatan Bersenjata Prancis.
Kapal itu dicegat saat melintasi Samudera Atlantik pada Minggu (31/5/2026) pagi waktu setempat.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut tindakan Prancis ilegal dan cenderung seperti pembajakan.
Saat ini, Rusia telah mengambil sejumlah langkah untuk memastikan keamanan kapal dan keselamatan krunya.
"Kami menganggap tindakan tersebut ilegal. Tindakan itu hampir menyerupai pembajakan internasional. Kami sama sekali tidak setuju bahwa tindakan tersebut dilakukan sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional," kata Peskov.
Kecaman juga disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Zakharova.
Ia turut menuduh Inggris melakukan pembajakan karena terlibat dalam operasi.
Zakharova menolak pembenaran Prancis atas operasi tersebut, yang mengutip Pasal 110 Konvensi PBB tentang Hukum Laut.
Ketentuan itu mengizinkan kapal perang untuk menaiki dan memeriksa kapal di laut lepas dalam keadaan terbatas.
Termasuk ketika sebuah kapal dicurigai tidak memiliki kewarganegaraan.
Namun, Zakharova menilai, hukum maritim internasional tidak mengizinkan kapal perang untuk memaksa kapal lain mengubah haluan dan mengawalnya dari perairan internasional ke pelabuhan nasional.
Adapun kapal tanker Tagor berlayar dari Rusia menuju Kamerun.
Prancis mengklaim kapal tersebut berlayar di bawah sanksi internasional dan berbendera palsu.
Selain itu, kapal Tagor juga dianggap mendanai perang Rusia ke Ukraina.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Russia Today dengan judul, Rusia menuduh Prancis dan Inggris melakukan pembajakan terkait penyitaan kapal kargo.
https://www.rt.com/russia/640836-russia-accuses-france-uk-piracy/
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: bagus gema praditiya sukirman