Tribun Timur banner
Tribun Timur avatar
Tribun Timur
@tribuntimur
订阅数938万
总播放111.7亿
视频数11.5万
Tribun Timur发布于 2026年5月30日 04:0910:01
SAKSI KATA: Hj Hasna Apae, Jamaah Haji Asal Sidrap Kloter 40 UPG Meninggal di Tenda Mina thumbnail

SAKSI KATA: Hj Hasna Apae, Jamaah Haji Asal Sidrap Kloter 40 UPG Meninggal di Tenda Mina

15天前长尾期
SAKSI KATAHj Hasna ApaeJamaah HajiAsal SidrapKloter 40 UPGsaksi kata hasna
发布时间
2026年5月30日 04:09
视频时长
10:01
视频类型
新闻与政治
频道地区
印度尼西亚
发布时间判断
发布时间判断数据不足
当前频道还缺少完整的历史发布时间模式,建议继续累积频道数据后再观察最佳时段命中情况。
商业化判断
暂无明确商业化标签
当前视频更适合从播放增速、互动质量和同主题竞争情况来判断后续变现空间。
动作建议
优先观察持续增长能力
当前视频基础条件较完整,建议继续观察近7日播放和收入是否稳定抬升,再决定是否扩写成系列内容。
播放量
2144
点赞数
6
评论数
2
日预估收入
$0.25 - $1.48
累计预估收入
$0.96 - $5.64
RPM 区间
$0.45 - $2.63
1日涨播放
0
7日涨播放
0
1日涨点赞
0
7日涨点赞
0
1日涨评论
0
7日涨评论
0
速度分
0%
主题聚类
SAKSI KATA
视频说明
#tribuntimur #tribunviral #saksikata #hasnaapea #jemaahhaji #haji #sidrap #meninggal #tendamina Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Duka menyelimuti keluarga jamaah haji asal Kabupaten Sidrap. Hj Hasna Apae, jamaah haji reguler Kloter 40 UPG, meninggal dunia di Tanah Suci pada Kamis (28/5/2026) di tenda Maktab 60 Mina. Perempuan berusia 50 tahun itu diduga meninggal akibat penyakit jantung yang telah lama dideritanya. Kabar wafatnya Hj Hasna pertama kali diketahui keluarga di Desa Padangloang, Kecamatan Duapitue, setelah kerabat yang turut menunaikan ibadah haji bersama almarhumah menghubungi pihak keluarga di kampung halaman. Kepergian Hj Hasna meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Ia meninggalkan seorang suami, H Sabir, serta lima orang anak yakni Sarina, Rinaldi, Syamsinar, Nabila, dan Anisya. Almarhumah juga meninggalkan tiga orang cucu yang sangat disayanginya. Di balik kepergiannya, tersimpan kisah yang membuat keluarga tak kuasa menahan haru. Beberapa waktu sebelum berangkat ke Tanah Suci, Hj Hasna ternyata sempat meminta anaknya untuk membelikannya kain kafan. “Sebelum berangkat, mama memang ingin sekali membeli kain kafan. Walaupun waktu itu hujan deras, dia tetap memaksa anaknya untuk mengantar ke tempat penjual kain kafan. Ternyata, pakaian terakhir yang dia siapkan itu memang untuk dirinya sendiri di Tanah Suci,” ujar Syamsinar saat ditemui di rumah duka, Jumat (29/5/2026). Menurut informasi yang diterima keluarga, Hj Hasna dimakamkan di pemakaman bersejarah Jannatul Ma’la, Mekkah. Kompleks pemakaman tersebut dikenal sebagai tempat dimakamkannya Sayyidah Khadijah, istri Rasulullah SAW, serta sejumlah keluarga Nabi Muhammad SAW. Jannatul Ma’la berada sekitar 1 hingga 1,5 kilometer dari Masjidil Haram dan menjadi salah satu pemakaman paling bersejarah di Kota Suci Mekkah. Selama menjalankan ibadah haji, Hj Hasna didampingi ibunya, om, dan tante dari pihak keluarga. Dari merekalah keluarga di Sidrap mengetahui setiap proses yang dijalani almarhumah hingga pemakaman berlangsung. Kerabat keluarga, H Ibnu Hajar, mengenang Hj Hasna sebagai pribadi yang penuh semangat sejak awal keberangkatan menuju Tanah Suci. “Waktu di bus sebelum berangkat, beliau semangat sekali melambaikan tangan. Tidak ada firasat sama sekali kalau penyakit jantungnya akan kambuh di sana. Tapi semua itu sudah menjadi takdir Allah SWT dan kami harus belajar mengikhlaskan,” katanya. Kondisi kesehatan Hj Hasna memang membutuhkan perhatian khusus. Selama ini, ia rutin mengonsumsi obat jantung yang memiliki efek samping membuatnya lebih sering buang air kecil. Namun saat berada di Mina, kondisi antrean toilet yang panjang membuat almarhumah memilih menghentikan sementara konsumsi obatnya agar tidak bolak-balik ke kamar mandi. Di tengah padatnya rangkaian ibadah haji dan cuaca ekstrem di Mina, kondisi Hj Hasna semakin melemah. Bahkan saat prosesi lempar jumrah berlangsung, ibadahnya harus dibadalkan oleh petugas haji karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk berjalan jauh menuju lokasi jamarat. Jarak dari Maktab 60 menuju tempat lempar jumrah diketahui mencapai sekitar dua kilometer saat berangkat dan tiga kilometer saat perjalanan kembali. Dalam syariat haji, jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu memang diperbolehkan untuk dibadalkan demi menjaga keselamatan jiwa. Di rumah duka, keluarga besar telah menggelar tahlilan bersama warga dan kerabat yang datang silih berganti memberikan doa serta dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan. Keluarga juga berencana menyembelih seekor kambing kurban yang diniatkan khusus untuk almarhumah. Hj Hasna menutup perjalanan hidupnya di usia 50 tahun, di tempat paling dirindukan umat Islam, dalam keadaan menunaikan ibadah haji. Ia pergi saat menjadi tamu Allah, lalu dimakamkan di tanah para kekasih-Nya. Sebuah pengingat bagi banyak orang bahwa kematian memang tidak pernah diketahui waktunya, tetapi setiap manusia selalu berharap dapat pulang dalam keadaan terbaik. Dan bagi keluarga, Hj Hasna bukan hanya dikenang karena kepergiannya, melainkan juga karena jejak keikhlasan dan keyakinan yang ia tinggalkan hingga akhir hayatnya (*) Reporter : Hardiyanti Kamaluddin Editor Video : Sanovra J. R Narator : Rasni Gani (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks YouTube business inquiries: 081144407111 Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
同主题推荐
围绕当前主题继续看高相关视频,帮助判断选题空间和内容形态。
主题:SAKSI KATA
暂无足够的同主题视频数据。
视频常见问题

以下问题重点解释这条视频能看什么、收益为何是估算值,以及如何把它用于内容研究与竞品分析。

这个视频页能看出什么?

你可以查看播放、点赞、评论、RPM 与收益估算、发布时间、主题标签、相关视频以及所属频道背景,用来判断内容表现和后续选题方向。

为什么 RPM 和收益只是估算值?

实际收入会受到广告填充率、受众地区、季节性、广告主需求与是否开启变现等因素影响,因此页面给出的数字更适合做趋势判断和横向比较。

怎么用这个视频页做内容研究?

建议结合发布时间、主题标签、相关视频与频道历史内容,观察什么题材、节奏和发布窗口更容易拿到播放与商业化表现。