视频说明
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Iran mengancam akan memperluas konflik hingga ke luar Timur Tengah apabila Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke Teheran.
Ancaman itu disampaikan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran di tengah rapuhnya gencatan senjata.
Dalam pernyataan yang dikutip media Tasnim pada Rabu (20/5/2026), IRGC menyebut AS-Israel tidak belajar dari kekalahan.
Keduanya menggunakan seluruh kekuatan militer untuk menyerang Iran, namun Teheran belum menanggapinya secara penuh.
IRGC memperingatkan, jika serangan itu kembali terjadi, maka kejutan akan muncul.
Pembalasan bisa saja menargetkan lokasi-lokasi yang tidak pernah terbayangkan.
"Pukulan telak kami akan menghancurkan kalian di tempat-tempat yang tidak dapat kalian bayangkan," ungkap IRGC.
Sebelumnya, Trump mengklaim bahwa dirinya hampir memutuskan untuk menyerang Iran kembali.
Namun, rencana tersebut ditunda setelah dibujuk oleh negara-negara Teluk.
Dalam wawancara di Gedung Putih pada Selasa (19/5/2026), Trump bahkan menyebut hanya selisih satu jam antara serangan diluncurkan dengan keputusan menunda.
Ia pun memperingatkan Iran untuk segera membuat kesepakatan jika tidak ingin mendapat pukulan besar dari AS.
(Tribun-Video.com)
Program: Hot Topic
Editor Video: Raka Aditya Putra Tama
#viory