影片說明
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Dugaan keretakan hubungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu semakin menguat.
Terbaru, dilaporkan bahwa Trump menyebut Netanyahu "sangat gila" dan mencaci makinya dalam sebuah panggilan telepon pada Senin (1/6/2026).
Berita ini dengan cepat menyebar di media internasional.
Tindakan Trump disebut sebagai teguran keras bagi Netanyahu atas langkah yang akan dilakukan ke depannya.
Sementara itu, pada waktu yang bersamaan serangan Israel membombardir kawasan Lebanon Selatan.
Para analis lantas semakin masif menilai buruk atas laporan kemarahan Trump tersebut.
Dilansir dari Al Jazeera, direktur kebijakan di National Iranian American Council Action (NIAC), Ryan Costello merespons isu tersebut.
Menurutnya, kemarahan Trump tidak akan berpengaruh terhadap tindakan Presiden AS selanjutnya.
Seorang manajer advokasi di kelompok hak asasi manusia DAWN yang berbasis di AS, Isabelle Hayslip juga merespons atas isu ini.
Menurutnya, AS akan tetap mengambil kebijakan yang selaras dengan kepentingan Israel.
Hayslip menilai AS selalu mementingkan keinginan ekspansionis Israel dibandingkan dalam negerinya.
Hal itu juga selaras dengan apa yang telah dilakukan oleh para pemimpin pendahulu Trump.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Jazeera dengan judul Trump berated Netanyahu? Analysts question US-Israel feud rumours
https://www.aljazeera.com/news/2026/6/2/trump-berated-netanyahu-scepticism-abounds-about-us-israel-feud-rumour
Program: Tribunnews Update
Host: Nurma Aisyah
Editor Video: Mellinia Pranandari
Uploader: bagus gema praditiya sukirman