影片說明
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - Ratusan calon jemaah umrah melaporkan Direktur Utama Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan pada Kamis (28/5/2026).
Para jemaah mengaku menjadi korban penipuan karena hingga kini tidak kunjung diberangkatkan ke Tanah Suci meski telah melunasi pembayaran.
Laporan tersebut diajukan oleh salah satu jemaah asal Bandung bernama Joko Setyo yang mewakili sekira 300 korban lainnya.
Joko menyebut para jemaah mulai merasa curiga karena jadwal keberangkatan yang seharusnya pada Maret 2026 tidak pernah terealisasi.
Berbagai upaya mediasi telah dilakukan antara jemaah dan pihak Hanania Travel sebelum laporan resmi dibuat.
Namun, dalam mediasi tersebut, pihak perusahaan dinilai tidak mampu memberikan kepastian terkait keberangkatan maupun pengembalian dana.
Para jemaah juga tidak mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai proses refund yang dijanjikan oleh pihak travel.
Dalam pertemuan itu, terungkap bahwa total kerugian yang dialami para korban mencapai sekitar Rp 60 miliar.
Sementara itu, owner Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, tampak digiring ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya usai menjalani mediasi dengan sejumlah calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan.
Kehadirannya langsung menjadi perhatian para jemaah yang sejak sore hari telah menunggu di luar gedung Polda Metro Jaya.
Sejumlah korban kemudian mendekati Farhan untuk menyampaikan langsung keluhan mereka terkait kegagalan keberangkatan ke Tanah Suci.
Selain itu, sebagian jemaah lainnya tampak meluapkan kekecewaan dengan meneriaki dan menyoraki yang bersangkutan.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 300 Calon Jemaah Umrah Kena Tipu Gagal Berangkat, Direktur Hanania Travel Dilaporkan ke Polisi, https://jakarta.tribunnews.com/jakarta/435993/300-calon-jemaah-umrah-kena-tipu-gagal-berangkat-direktur-hanania-travel-dilaporkan-ke-polisi
Program: Live Tribunnews Update
Host: Anggraheni WidyaWitari
Editor Video: Rahmat Gilang Maulana
Reporter: Annas Furqon Hakim, Abdi Ryanda Shakti
#penipuan #umrah