影片說明
Ini menjadi salah satu kisah paling menyakitkan di sepak bola. Dean Huijsen lahir di Amsterdam dari orang tua Belanda. Saat umurnya 5 tahun, keluarganya pindah ke Spanyol. Ia menganggap Spanyol sebagai rumah, tapi kemudian membela Belanda di tim nasional kelompok umur.
Menariknya, saat waktunya tiba ia memilih Spanyol, lagi-lagi bilang karena itu rumahnya. Banyak yang bilang itu memudahkannya bermain di Piala Dunia, dimana Belanda sudah punya deretan center back elit macam Van Dijk, De light, dsb. Huijsen debut di tim nasional Spanyol luar biasanya saat melawan Belanda, negara dimana ia dilahirkan. Dengan cepat ia menjadi starter, dan diprediksi akan jadi bek tengah andalan masa depan. Bergabung Real Madrid, orang-orang sangat yakin ia akan bersinar di World Cup 2026. Tapi sial di pertengahan musim saat Huijsen mulai jarang dapat kesempatan, perfoma pesaingnya seperti Cubarsi, Eric Garcia malah meroket. Huijsen tak dipanggil Spanyol untuk Piala Dunia, kalah saing bahkan itu dengan Laporte, bek 32 tahun milik tim medioker Athletic Club Bilbao.
#football #sepakbola #beritabola #ceritabola