影片說明
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Iran bersumpah akan menyerang kapal militer yang mencoba mengganggu pengelolaan Selat Hormuz.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Markas Besar Pusat Khatam Al-Anbiya, Sabtu (30/5/2026).
Dikutip dari Anadolu Agency, markas ini merupakan komando militer gabungan antara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan angkatan bersenjata.
Pihaknya menegaskan bahwa pengelolaan Selat Hormuz sepenuhnya dilakukan oleh Iran.
Seluruh kapal komersial yang melintasi perairan tersebut harus mendapat izin dari Angkatan Laut IRGC.
Jika mereka melanggar, maka dapat mengancam keamanan kapal secara serius.
Lebih lanjut, Iran memperingatkan kapal-kapal militer asing agar tidak ikut campur dalam pengelolaan Selat Hormuz.
"Segala upaya kapal militer untuk mengganggu pengelolaan Selat Hormuz atau mengganggu navigasi akan menjadi sasaran angkatan bersenjata Republik Islam Iran," bunyi pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menolak pernyataan bahwa Iran mengendalikan Selat Hormuz.
Menurutnya, perkembangan di balik layar dan jalannya negosiasi menunjukkan bahwa AS tetap memegang kendali atas perairan tersebut.
Saat ini, AS juga masih memberlakukan blokade di sekitar Selat Hormuz dengan cara mencegat kapal yang keluar maupun masuk pelabuhan Iran.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Anadolu Agency dengan judul, Iran memperingatkan bahwa kapal-kapal militer yang mengganggu Selat Hormuz akan menjadi sasaran.
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/iran-warns-military-vessels-interfering-in-hormuz-strait-will-be-targeted/3951953
Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: Bintang Nur Rahman