影片說明
#tribuntimur #tribunviral #palestine #gaza #globalsumudflotilla #israel
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM - Relawan kemanusiaan asal Sulawesi Selatan, Andi Angga Prasadewa, membagikan kesaksian mengenai pengalaman yang dialaminya setelah ditangkap militer Israel pada 18 Mei 2026 lalu.
Hal tersebut diungkapkan dalam Podcast Tribun Timur "96 Jam Dalam Tahanan Militer Israel", Selasa (2/6/2026).
Angga datang didampingi Koordinator Presidium Pengurus Pusat Ikatan Alumni Pesantren IMMIM (IAPIM) Armin Mustamin Toputiri.
Pemuda berdarah Luwu itu menggambarkan kondisi penahanan yang menurutnya penuh tekanan, baik secara fisik maupun psikologis.
Menurut relawan untuk Rumah Zakat ini, mereka ditempatkan di dalam kontainer yang telah dimodifikasi menjadi tempat penahanan sementara.
Di lokasi tersebut, para tahanan disebut mengalami berbagai bentuk tekanan mental yang berlangsung selama masa penahanan.
"Kami ditempatkan di dalam kontainer yang dijadikan penjara. Situasinya sangat berat dan penuh tekanan," ungkapnya.
Ia menuturkan, para tahanan diminta melepaskan sebagian pakaian mereka dan harus bertahan dalam suhu dingin dengan perlengkapan yang sangat terbatas.
Akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk makanan dan minuman, juga disebut sangat minim.
Menurut pengakuannya, roti dan air minum diberikan dengan cara dilemparkan dari atas kontainer.
Tak hanya itu, para tahanan juga kerap disiram menggunakan meriam air berisi air laut sehingga sulit beristirahat.
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur