Tribunnews banner
Tribunnews avatar
Tribunnews
@tribunnews
訂閱數1560萬
總播放225億
影片數43.7萬
Tribunnews發布於 2026年5月21日 下午02:538:00
Intelijen Ungkap Aktivitas Nuklir Iran dari Era 3 Presiden AS Kian Kuat, Disebut Sanggup Buat 11 Bom thumbnail

Intelijen Ungkap Aktivitas Nuklir Iran dari Era 3 Presiden AS Kian Kuat, Disebut Sanggup Buat 11 Bom

17 天前長尾期
IntelijenUngkapAktivitas NuklirIranEraintelijen ungkap aktivitas
發布時間
2026年5月21日 下午02:53
影片時長
8:00
影片類型
新聞政治
頻道地區
印尼
發布時間判斷
發布時間判斷資料不足
當前頻道仍缺少完整的歷史發布時間模式,建議繼續累積頻道資料後再觀察最佳時段命中情況。
商業化判斷
暫無明確商業化標籤
當前影片更適合從播放增速、互動品質和同主題競爭情況來判斷後續變現空間。
動作建議
優先觀察持續成長能力
當前影片基礎條件較完整,建議繼續觀察近7日播放和收入是否穩定抬升,再決定是否擴寫成系列內容。
播放量
517
按讚數
13
留言數
4
日預估收入
-
累計預估收入
$0.23 - $1.36
RPM 區間
$0.45 - $2.63
1日漲播放
0
7日漲播放
0
1日漲按讚
0
7日漲按讚
0
1日漲留言
0
7日漲留言
0
速度分
0%
主題聚類
Intelijen
影片說明
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Iran disebut nyaris mampu memproduksi belasan senjata nuklir setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan Barat. Tekanan itu berlangsung di era tiga presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Donald Trump, dan Joe Biden. Laporan Wall Street Journal menyebut Iran masih menyimpan sekitar 10 ton uranium yang diperkaya. Sebagian material itu disebut hampir setara tingkat senjata nuklir. Jumlahnya dinilai cukup untuk membuat hampir 11 bom nuklir. Iran terus membantah sedang mengembangkan senjata nuklir. Namun badan atom PBB menilai Iran sudah memiliki kemampuan teknologi yang mengkhawatirkan. Awal persoalan muncul pada 2015 lewat kesepakatan nuklir JCPOA. Perjanjian itu dibuat antara Iran, Amerika Serikat, dan sejumlah negara besar lainnya. JCPOA membatasi stok uranium Iran dan tingkat pengayaannya selama 15 tahun. Iran juga dibatasi dalam penggunaan mesin sentrifugal. Teheran dilarang mengembangkan senjata nuklir dalam perjanjian tersebut. Meski begitu, banyak pihak menilai JCPOA hanya menunda ancaman nuklir Iran. Sebab, sebagian pembatasan akan berakhir pada 2030. Iran juga masih diizinkan meneliti teknologi sentrifugal baru. Kondisi itu memicu kekhawatiran soal percepatan produksi uranium di masa depan. Situasi berubah drastis saat Donald Trump menjabat presiden AS pada 2018. Trump menarik Amerika Serikat keluar dari JCPOA. Washington lalu kembali menjatuhkan sanksi besar terhadap Iran. Trump menilai perjanjian era Obama gagal menghentikan ancaman nuklir Iran. Ia juga menilai JCPOA tidak menyentuh program rudal Iran. Setelah AS keluar dari JCPOA, Iran mulai melanggar sejumlah pembatasan. Pada 2019, Iran melampaui batas stok uranium yang disepakati. Iran juga meningkatkan pengayaan uranium menjadi 4,5 persen. Beberapa bulan kemudian, Iran memakai sentrifugal canggih di fasilitas Natanz. Iran juga kembali melakukan pengayaan uranium di fasilitas bawah tanah Fordo. Mantan negosiator JCPOA, Richard Nephew, menilai keputusan Trump berdampak besar. Menurutnya, program nuklir Iran tidak akan berkembang secepat ini tanpa langkah Trump. Ia menyebut Trump ingin menegosiasikan ulang isi JCPOA. Namun, menurut Nephew, Washington tidak punya alternatif yang kuat jika Iran menolak. Meski ekonomi Iran terpukul, Teheran tetap menolak berunding dengan Trump. Saat Trump meninggalkan Gedung Putih pada 2021, stok material Iran terus bertambah. Joe Biden lalu mencoba menghidupkan kembali JCPOA. Biden menjanjikan kesepakatan yang lebih panjang dan lebih kuat. Namun negosiasi berjalan alot dan penuh ketegangan. Iran meminta jaminan agar presiden AS berikutnya tidak keluar dari kesepakatan. Permintaan itu sulit dipenuhi karena JCPOA tidak diresmikan oleh Senat AS. Di tengah negosiasi, Iran justru mempercepat program nuklirnya. Pada April 2021, Iran mulai memperkaya uranium hingga 60 persen. Negosiasi akhirnya gagal pada September 2022. Pengamat Gary Samore menilai kedua pihak sama-sama membuat kesalahan. Ia menilai Trump keliru keluar dari JCPOA saat perjanjian masih berjalan efektif. Samore juga menilai Iran salah karena menolak tawaran pemerintahan Biden. Kini Iran disebut masih memiliki uranium dengan pengayaan tinggi. Material itu dinilai bisa diperkaya lagi menjadi tingkat senjata dalam hitungan minggu. Iran bahkan disebut satu-satunya negara non nuklir yang pernah mencapai pengayaan 60 persen. Pada 2024, intelijen AS menyebut Iran mulai melakukan aktivitas terkait senjata nuklir. Fasilitas nuklir Iran memang sempat rusak akibat serangan AS dan Israel. Namun para ahli menilai Iran masih memiliki kemampuan untuk memulai lagi program pengayaan uranium. https://www.wsj.com/world/middle-east/trump-iran-nuclear-deal-biden-f754971b?mod=middle-east_news_article_pos3 #Geopolitik #NuklirIran #Intelijen #AmerikaSerikat #TimurTengah #KeamananGlobal #HuluLedakNuklir #Update2026 #WartaDunia #KonflikGlobal #SanksiEkonomi
同主題推薦
圍繞當前主題繼續看高相關影片,幫助判斷選題空間和內容形態。
主題:Intelijen
暫無足夠的同主題影片資料。
影片常見問題

以下問題聚焦這支影片能提供哪些洞察、收益為何是估算值,以及如何用它做內容研究。

這個影片頁能看出什麼?

你可以查看觀看、按讚、留言、RPM 與收益估算、發布時間、主題標籤、相關影片以及所屬頻道背景,用來判斷內容表現與後續選題方向。

為什麼 RPM 和收益只是估算值?

實際收入會受到廣告填充率、受眾地區、季節性、廣告需求與是否開啟營利等因素影響,因此這些數字更適合拿來看趨勢與做橫向比較。

怎麼用這個影片頁做內容研究?

建議搭配發布時間、主題標籤、相關影片與頻道歷史內容,觀察哪些題材、節奏與發布時段更容易帶來觀看與商業化表現。