影片說明
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas tentang Pemerintah Indonesia yang mengungkap adanya skema manipulasi harga atau under invoicing dalam ekspor sumber daya alam, khususnya pada komoditas kelapa sawit dan batu bara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap, pemerintah telah mengantongi data 10 perusahaan kelapa sawit (CPO) terbesar yang diduga melakukan praktik tersebut melalui skema pengalihan transaksi lewat perusahaan afiliasi di luar negeri.
Kasus ini, menurut Purbaya, bermula dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet yang menyoroti praktik under invoicing ekspor SDA.
Setelah mendengar laporan itu, ia langsung meminta penelusuran data ekspor-impor melalui Indonesia National Single Window (INSW).
“Ini ada beberapa catatan perusahaan CPO yang mana yang lakukan manipulasi harga. Jadi kalau ditanya saya akan jawab,” ujar Purbaya kepada wartawan di Istana Negara, Jumat (22/5/2026).
Temuan yang dibantu oleh teknologi kecerdasan buatan ini menunjukkan bahwa perusahaan sengaja melaporkan harga jual yang lebih rendah untuk menghindari pajak dan mengalihkan keuntungan ke luar negeri.
Sebagai langkah penanganan, pemerintah membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) untuk mengawasi dan mengelola tata kelola ekspor secara lebih ketat.(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur
Sumber: Kompas.com
Youtube: @tribunnews @TribunSumselvideo
Naskah: Sakinah Sudin
Editor Video: Abdul Rahman
#underinvoicing #ekspor #kelapasawit #batubara #skema #manipulasi #harga #eksporsumberdayaalam #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #tribuntimur #tribunviral
DISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm